Latest Post

Google Grup Pendidik (Google Educator Group - GEG) merupakan komunitas pendidik yang saling belajar, berbagi, dan menginspirasi satu sama lain untuk memenuhi kebutuhan siswa melalui solusi teknologi, baik di dalam maupun di luar kelas. 

GEG memberikan platform bagi pengajar untuk berkolaborasi dengan satu sama lain, memungkinkan mereka mengambil ide kreatif baru dari satu sama lain, dan saling membantu dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan siswa menggunakan solusi Google. Aktivitas GEG berlangsung secara online dan offline. GEG online memberi ruang bagi pengajar untuk berdiskusi bersama dan mempelajari satu sama lain melalui Google+; GEG offline mengadakan acara dan lokakarya secara lokal, sebagai sarana untuk belajar dan berbagi secara langsung.

Google Educators Group (GEG) East Jakarta, adalah Google Group Pendidik yang berada di lokasi wilayah Jakarta Timur, yang telah diakui oleh Google Educators Group sejak tanggal 17 Januari 2015. GEG East Jakarta di pimpin oleh guru TIK MAN 9 Jakarta: Catur Yoga Meiningdias, dan dibantu oleh beberapa Guru Madrasah dan Sekolah Umum lainnya sebagai Co. Leader dari GEG East Jakarta, yaitu: Okdafid (MTSN 18 Jakarta), Adhitya (IndoTarget.Net) dan Moch. Abdul Azis (SMAN 56 Jakarta Barat).

Kegiatan yang dilakukan oleh kami murni sebagai relawan untuk memajukan pendidikan berbasis ICT di sekolah, khususnya Madrasah. Dengan saling belajar, berbagi dan menginspirasi satu sama lainnya, beberapa kegiatan GEG East Jakarta yang telah dilaksanakan:
  1. Inaugural MeetUp dan Workshop GEG East Jakarta
  2. Workshop Create Class on Cloud di STMIK Nusa Mandiri
  3. GEG East Jakarta at RA Nurul Amal Kramat Jati
  4. Workshop Create Class on Cloud di MTSN 12 Jakarta Barat
  5. Workshop Google Apps for Education (GAfE) Kepala MTsN DKI Jakarta
  6. Operasional Website dan Google Apps for Education MTsN 5 Jakarta
  7. MGMP Geografi MA DKI Jakarta-Workshop Google Apps for Education
  8. Guru Madrasah mengadakan kegiatan Photowalk Jakarta Timur
  9. Workshop The 21st Century Learning with Android One
  10. Google Apps for Education (GAfE) + E-Learning SMAN 23 Jakarta 
  11. Worskhop Google Apps for Education (GAfE) dengan materi Google Mail (GMail) Basic
  12. Workshop Online: Admin Google + Google Classroom
  13. Sharing tentang GEG East Jakarta di Education Technology Summit Indonesia 2015
  14. GEG East Jakarta at Kalimantan Timur
  15. GEG East Jakarta at MAN 7 Jakarta Selatan
Untuk kawan-kawan guru yang ingin GEG East Jakarta hadir di kegiatan workshop ICT sekolah/madrasah bapak dan ibu, dapat menghubungi komunitas kami di GEG East Jakarta on Facebook dan GEG East Jakarta on Google Plus.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan pemanfaatan TIK dalam pendidikan melalui Pendidikan Jarak Jauh  bahwa: (1) Pendidikan jarak jauh diselenggarakan pada semua jalur, jenjang dan jenis pendidikan, (2) Pendidikan jarak jauh berfungsi memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler, (3) Pendidikan jarak jauh diselenggarakan dalam bentuk, modus dan cakupan yang didukung oleh sarana dan layanan belajar serta sistem penilaian yang menjamin mutu lulusan sesuai dengan standar nasional pendidikan. Jadi sistem pendidikan jarak jauh telah menjadi suatu inovasi yang berarti dalam dunia pendidikan nasional.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg (2001), Dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: (1) dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) dari kertas ke “on line” atau saluran, (4) fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke waktu nyata. Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dan sebagainya. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet.
Para guru dituntut untuk menguasai ICT agar dapat mengembangkan dan memanfaatkan ICT sebagai media pembelajaran. Tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan dan kesempatan yang lebih luas kepada siswa dalam belajar agar mampu menguasai modernitas atau kemajuan zaman untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.

UNESCO telah mengidentifikasi  4 (empat) tahap dalam sistem pendidikan yang mengadopsi TIK, yaitu :
  1. Tahap emerging; yaitu perguruan tinggi/sekolah berada pada tahap awal. Pendidik dan tenaga kependidikan mulai menyadari, memilih/membeli, atau menerima donasi untuk pengadaan sarana dan prasarana (supporting work performance)
  2. Tahap applying; yaitu perguruan tinggi/sekolah memiliki pemahaman baru akan kontribusi TIK. Pendidik dan tenaga kependidikan untuk menggunakan TIK dalam manajemen sekolah dan kurikulum (enhancing traditional teaching)
  3. Tahap infusing; yaitu melibatkan kurikulum dengan mengintegrasikan TIK. Perguruan tinggi/sekolah mengembangkan teknologi berbasis komputer dalam lab, kelas, dan administrasi. Pendidik dan tenaga kependidikan mengekplorasi melalui pemahaman baru, dimana TIK mengubah produktivitas professional (facilitating learning).
  4. Tahap Transforming; yaitu perguruan tinggi/sekolah telah memanfatkan TIK dalam seluruh organisasi. Pendidik dan tenaga kependidikan menciptakan lingkungan belajar yang integratif dan kreatif (creating innovative learning environment) melalui TIK.
Berdasarkan identifikasi adopsi TIK dari UNESCO, kami guru Madrasah yang tergabung dalam GEG East Jakarta baru ditahap emerging dan applying, untuk memantapkan adopsi TIK dalam pembelajaran, komunitas Google Educators Group (GEG) East Jakarta, mengadakan pelatihan Media Pembelajaran berbasis Cloud, dengan menggunakan media untuk Pendidikan yang diberikan oleh Google secara gratis, yang dikenal dengan nama Google Apps for Education (GAfE). Pelatihan ini dilaksanakan dari tanggal 3-10 Juli 2015 di E-Learning MAN 9 Jakarta (http://man9jkt.kemenag.go.id/elearning) dan Google Plus dengan hashtag: #GoogleClassroomGEGEastJakarta, sebagai nara sumber atau guru dalam pelatihan ini adalah Pemimpin Komunitas GEG East Jakarta yang juga sebagai Guru TIK di MAN 9 Jakarta, Bapak Catur Yoga Meiningdias. Peserta yang dinyatakan lulus dalam kegiatan ini ada 21 peserta yang berasal dari beberapa Madrasah, yaitu :
  1. Andy Hermawan MTSN 1 Candi Laras Utara
  2. Betty Indriasari MAN 11 Jakarta
  3. Alimoddin MTS Al-Abror
  4. Tudoni Romeo Jaemanah MIN Cibeureum Kab.Ciamis
  5. Lukmanul Hakim MI Al Furqon Lampung Barat
  6. Mochamad Abdul Azis SMAN 56 JakBar
  7. Temy Yulianti, S.Pd MTs Negeri 27 Jakarta
  8. Huswati, S.Pd MAN 11 Jakarta
  9. MASHUDI, S.Pd MTs MAMBAUL ULUM PAKIS
  10. Asep Nurdin MTS Islamiyah
  11. Endang Palupi MAN 9 Jakarta
  12. Zaenal Jamaludin MTsN 6 jakarta
  13. Kurnia Kristianto MTs Negeri Teras Boyolali
  14. Yosephine Sri Angkasa MI Asrorul Huda
  15. Okdafid MTSN 18 Jakarta
  16. Anik Sutartik MTSN 42 Jakarta
  17. MASHUDI, S.Pd MTs MAMBAUL ULUM PAKIS
  18. Raliyanti MAN 4 Jakarta
  19. ALIFUDIN MAN Reok Kab. Manggarai NTT
  20. Anita Fatmawati MAN 2 Jakarta
  21. Sukardi MAN 9 Jakarta
Materi Workshop yang telah peserta kuasai:
  1. Mengelola E-Mail berbasis Google Apps for Education (https://admin.google.com)
  2. Membuat kelas di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  3. Memasukan tugas dan materi di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  4. Pengaturan kelas di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  5. Komunikasi di kelas menggunakan aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  6. Menilai Tugas Siswa di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  7. Masuk sebagai Siswa di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  8. Permasalahan yang terdapat di aplikasi Google Classroom (http://classroom.google.com)
  9. Uji Kompetensi Mengelola Email GAfE dan Google Classroom
SelesaiYa  
Terima kasih kami ucapkan kepada peserta yang telah menyelesaikan semua kegiatan pembelajaran workshop secara online dan berkolaborasi sesama peserta.  Untuk Guru-guru Madrasah yang ingin menambah kompetensi dalam bidang Pembelajaran berbasis ICT dapat bergabung bersama kami di GEG East Jakarta : https://www.google.com/landing/geg/groups/

Sehubungan dengan dimulainya Tahun Pelajaran 2015-2016, dengan ini diinformasikan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama R.I, kembali akan melakukan data Pendidikan Islam periode Semester Ganjil TP=2015/2016. Waktu pelaksanaan pemutakhiran data EMIS semester ganjil TP 2015-2016 akan berakhir pada tanggal 3 Oktober 2015.

Setiap operator data EMIS di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi, Kemenag Kab/Kota dan tingkat satuan pendidikan diwajibkan melakukan registrasi terlebih dahulu melalui laman web: http://emispendis.kemenag.go.id/emis_sdm/

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan untuk menjadi perhatian dan segera ditindak lanjuti. Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.




Bidang Madrasah

Bidang PD Pontren

Bidang PAI



Perguruan Tinggi Islam

Jakarta, 22 Juni 2015. Google Educators Group (GEG) East Jakarta yang di pimpin oleh Guru TIK MAN 9 Jakarta, Bapak Catur Yoga Meiningdias membuat sebuah kegiatan workshop ICT secara online. Media yang digunakan adalah media E-Learning yang dibuatnya menggunakan Content Management System (CMS) Moodle yang diinstal di hosting server http://man9jkt.kemenag.go.id/elearning. Kegiatan Workshop ini berlangsung secara online dari tanggal 22 - 28 Juni 2015 dengan materi: Google Apps for Education (GAfE) - Google Mail (GMail) Basic for Teacher.

Peserta yang mendaftar Worskhop Google Apps for Education (GAfE) dengan materi Google Mail (GMail) Basic mencapai 70 peserta dari berbagai wilayah dan berasal dari Sekolah Umum dan Madrasah. Tujuan dari Workshop Online GEG East Jakarta, untuk mempermudah guru dalam meningkatkan kompetensi di bidang ICT tanpa harus datang disuatu tempat karena E-Learning memungkinkan kegiatan tanpa adanya batas ruang dan waktu sehingga lebih efektif dan efisien.

Dari 70 peserta yang mendaftar pada kegiatan ini, 57 peserta berhasil login dan melakukan Kegiatan Awal (Pre Test) dan pada akhir kegiatan, yaitu tanggal 28 Juni 2015 hanya 30 peserta yang berhasil Lulus dalam kegiatan Workshop Online GEG East Jakarta, yaitu:
  1. Tudoni Romeo Jaemanah MIN Cibeureum Kab.Ciamis
  2. Mochamad Abdul Azis SMAN 56 JakBar
  3. Lukmanul Hakim MI Al Furqon Lampung Barat
  4. Okdafid MTSN 18 Jakarta
  5. Temy Yulianti S.Pd MTs Negeri 27 Jakarta
  6. Zaenal Jamaludin MTsN 6 jakarta
  7. Alimoddin MTS Al-Abror
  8. Betty Indriasari MAN 11 Jakarta
  9. Linda Sari Dewi MTs N 33 Jakarta
  10. ALIFUDIN MAN Reok Kab. Manggarai NTT
  11. Anita Fatmawati MAN 2 Jakarta
  12. Raliyanti MAN 4 Jakarta
  13. Amrul Khairullah SMAN 15 jakarta
  14. Herika Hayurani YARSI
  15. Andy Hermawan MTSN 1 Candi Laras Utara
  16. Asep Nurdin MTS Islamiyah
  17. Anik Sutartik MTSN 42 Jakarta
  18. Huswati S.Pd MAN 11 Jakarta
  19. Mashudi S.Pd MTs Mambaul Ulum Pakis
  20. Kurnia Kristianto MTs Negeri Teras Boyolali
  21. Nurrokhim Madrasah Aliyah Swasta Jakarta Pusat
  22. Ellis Ermawati MAN 4 Jakarta
  23. Joko sugiharto MA ULUL ILMI Jakarta Timur
  24. Fitria Silvi MAN 4 Jakarta
  25. Rosyaida Saara Hellena MAN 18 Jakarta
  26. Rohili Ahiriyah MTSN 10 Jakarta
  27. M. ABDUL MAJID MAS AL HIDAYAH PESANGGARAN
  28. Sukardi S.Pd MAN 9 Jakarta
  29. Endang Palupi MAN 9 Jakarta
  30. Ammar Suhada Djamin MTSN 22 Jakarta
Berdasarkan data yang di dapat penyebab rendahnya peserta yang lulus yaitu disebabkan oleh faktor individu. Rendahnya prosentasi kelulusan yang disebabkan oleh Faktor Individu antara lain: Kurangnya motivasi, self-efficacy, kesibukan, kemampuan menggunakan E-Learning, dan kemampuan mengelola waktu. Siapkah guru Madrasah menggunakan E-Learning? semuanya tergantung individu guru tersebut.




(Cross-posted on the Google for Work Blog.)

Classroom debuted last year to help teachers and students save time and collaborate with each other, and since then we’ve been working on how to make sure it worked well with other products that educators love and use in their classes.

Starting today, developers can embed the Classroom share button and sign up for the developer preview of the Classroom API. These tools make it easy for developers to seamlessly integrate with Classroom in ways that help teachers and students — like letting teachers create assignments directly from Quizlet, Duolingo, PBS and many other favorites.

We’ve also got other updates to tell you about, including whitelisted domains and notifications in the Classroom mobile app. 

Classroom API

The Classroom API allows admins to provision and manage classes at scale, and lets developers integrate their applications with Classroom. Until the end of July, we’ll be running a developer preview, during which interested admins and developers can sign up for early access. When the preview ends, all Apps for Education domains will be able to use the API, unless the admin has restricted access.

By using the API, admins will be able to provision and populate classes on behalf of their teachers, set up tools to sync their Student Information Systems with Classroom, and get basic visibility into which classes are being taught in their domain. The Classroom API also allows other apps to integrate with Classroom.

A few developers have been helping us test the API, and we’re excited to share a few examples of what they’ve built: 
  • The New Visions CloudLab (makers of Doctopus) built rosterSync for Sheets, an add-on integrated with Classroom. Harnessing the power of Google Sheets, admins can sync data from any student information system with Classroom.
  • Alma, a hybrid student information and learning management platform, will let schools easily create and sync their class rosters directly to Classroom with just a few clicks. And if an admin adds a student to a class in Alma, that student will get automatically added in the Classroom class. See more in their demo video.
  • And if you use Pear Deck, it’s now easy to start an interactive Pear Deck session with any of your Classroom classes. Just click “Invite from Google Classroom,” choose a class and your students will automatically be invited. Pear Deck will always use your current roster of students from Classroom, so you don’t have to keep rosters up to date across apps.

In the Admin Console, admins will be able to restrict whether teachers and students in their domain can authorize apps to access their Google Classroom data. And we don’t permit other apps to use Classroom data from the API for any advertising purposes. 

Classroom share button


Today we’re also introducing the Classroom share button, a simple way for developers – or schools – to allow teachers and students to seamlessly assign or turn-in links, videos and images from another webpage or product.

The share button only requires a few lines of JavaScript, and you can customize the button to meet the needs of your website. When teachers and students click the button, they can quickly share to Classroom without having to leave the site they’re on. More than 20 educational content and tool providers have already committed to integrating the Classroom share button, including: 

To get started or learn more about either the API or integrating the share button, visitdevelopers.google.com/classroom. And let us know what you’re building using the #withclassroom hashtag on Twitter or G+. As always, we’re looking forward to hearing your feedback and making sure that we’re addressing top needs. We’ll use the developer community site Stack Overflow to field technical questions and feedback about the Classroom API. Please use the tag google-classroom.

Other new Classroom and Google Apps for Education features
  • Whitelisted domains: The ability to whitelist domains will be rolling out over the next few weeks. We shared this with you in March; we’re excited that now you’ll be able to whitelist other Google Apps for Education domains so students, teachers or staff in different domains can effectively work together in Drive and Classroom.
  • Mobile Classroom notifications: In the next few weeks, we’ll be adding mobile notifications in our iOS and Android app. Students can immediately see when they’ve got a new assignment or grade, a note from their teacher or a comment from a fellow student.
  • Re-use previous posts: If you used Classroom this year and want to reuse your assignments or materials in future classes, we’ve got you covered. In August, we’re planning to roll out the ability for you to reuse assignments and posts from old classes. Stay tuned for more details.
  • Easier provisioning of Google Apps accounts for your domain: Creating a large number of Google Apps for Education accounts can be challenging. Last week we introduced a new API to generate available usernames and create Google Apps accounts in your domain: account provisioning for Google Apps. It can be used in a website where users create their own accounts or in a script that creates accounts in bulk.
We hope these additions will make it easy to use Classroom alongside all of your favorite educational tools.

Reff: http://googleforwork.blogspot.com/2015/06/new-ways-to-integrate-with-Google-Classroom.html

Kepada guru dan pegawai MAN 9 Jakarta, menindaklanjuti surat Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI Nomor: Set.IJ/2.a/OT.00/0625/2015 tanggal 29 Mei 2015 Perihal Data Wajib Lapor LHKASN di Lingkungan Kementerian Agama, maka kami sampaikan Password untuk login ke: https://siharka.menpan.go.id/ yang kami kirimkan ke email resmi guru dan pegawai MAN 9 Jakarta untuk dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dimaksud.
Pelaporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) paling lambat sebelum tanggal 30 Juni 2015, oleh karena itu, untuk guru dan pegawai MAN 9 Jakarta wajib membuat dan mengirimkan LHKASN secara online paling lambat hari Jum'at tanggal 25 Juni 2015.
Presentasi Sosialisasi LHKASN 2015:
Download Panduan SIHARKA dan Download Formulir Excel SIHARKA dan Download Surat Edaran MenPan

Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia pada tahun 2015 ini akan mengadakan sensus kepegawaian kembali setelah 12 tahun yang lalu pernah dilakukan. Hal ini didasari oleh masih banyaknya PNS yang belum ikut terdata pada waktu PUPNS tahun 2003.
Ruang lingkup pendataan ulang ini meliputi : 1. Data pokok PNS 2. Data Riwayat pangkat, jabatan, pendidikan, keluarga, dll 3. Data sosial ekonomi PNS (sekaligus untuk LHKPN) 4. Data kompetensi dan potensi PNS
Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan amanah UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN (Aparatur Sipil Negara). Tujuan utamanya, memperoleh data PNS secara akurat, terpercaya, dan terintegrasi sebagai dasar kebutuhan dalam mengembangkan sistem informasi kepegawaian ASN yang mendukung pengelolaan manajemen ASN yang rasional sebagai sumber daya aparatur (SDM) negara.
PNS dituntut untuk mememiliki kepedulian terhadap data masing-masing karena pengisian data dilakukan secara online pada situs web e-PUPNS dengan domain https://pupns.bkn.go.id. Cakupan data tersebut antara lain data pokok pegawai (core data), data riwayat (kepangkatan, pendidikan, jabatan, keluarga), data sosial ekonomi/ kesejahteraan PNS (pendidikan anak, perumahan), self assessment (company and potency individual), dan lain-lain (stakeholder PNS).
Kasubag Kepegawaian Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara, bapak Dwi Haryono, mengimbau kepada seluruh PNS yang ada untuk mengisi dan mengikuti ePUPNS 2015. Sebab, bagi PNS yang tidak mengikuti ePUPNS 2015 akan mendapatkan sanksi, yakni tidak tercatat dalam database ASN Nasional di BKN.”Sebagai konseuensinya kita tidak akan mendapatkan layanan kepagawaian dan dinyatakan berhenti/pensiun,” tandasnya.
Bapak dan ibu dapat mendownload atau membaca materi sosialisasinya dibawah ini:

Referensi: http://man9jkt.kemenag.go.id/835/
1

MKRdezign

{facebook#http://www.facebook.com/c47ur1980} {twitter#http://twitter.com/c47ur1980} {google-plus#http://plus.google.com/u/0/+CaturYogaMeiningdiasoke} {pinterest#http://www.pinterest.com/c47ur1980} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCuK3oOO6zZmaOfbh3kw63pw} {instagram#https://www.instagram.com/caturyogam/}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget