Articles by "Informasi"

Setiap Madrasah di Indonesia mendapatkan akun pembelajaran berbasis G Suite for Education, kerjasama antara Google dan Kementerian Agama. MAN 9 Jakarta sudah memiliki akun Google for Education yang kini bernama G Suite for Education sejak tahun 2007 dengan domain man9-jkt.sch.id, kini Kementerian Agama bekerjasama dengan Google untuk memberikan akun pembelajaran berbasis G Suite for Education kepada seluruh Madrasah di Indonesia dengan domain madrasah.kemenag.go.id. Kepada yang terhormat bapak dan ibu guru, serta siswa/i MAN 9 Jakarta untuk diharapkan aktifasi akun G Suite for Education Kementerian Agama, dikarenakan nantinya jika ada informasi dari Kementerian Agama, Kemenag akan mengirimnya melalui email tersebut. User dan Password email G Suite for Education Kementerian Agama untuk MAN 9 Jakarta, saya kirim ke email G Suite for Education MAN 9 Jakarta yang bapak/ibu dan siswa/i gunakan sekarang. Tutorial berikutnya, akan saya berikan cara / tutorial membuka satu email untuk semua email yang kita miliki (berbasis Google). Terima kasih atas perhatiannya.

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Bismillahirrahmanirrahim

Salam silaturrahim dan Salam Edutech Madrasah Indonesia. kami sampaikan, semoga senantiasa mendapatkan limpahan Rahmat, Hidayah serta Inayah dari Allah SWT sehingga diberikan kemudahan di dalam menjalankan tugas sehari-hari. Aamiin.

Berkaitan berakhirnya kegiatan Edutech Madrasah Indonesia,  e-Certificate Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Membuat Aplikasi Absensi GPS yang dilaksanakan secara  daring, kami informasikan KODE SERTIFIKAT bagi peserta yang dinyatakan lulus pada Deskripsi Youtube di bawah ini : 








Demikian atas perhatian dan kami mengucapkan selamat dan terima kasih.

Wallahul muwaffiq ilaa aqwamith thariq

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Pembina Edutech Madrasah Indonesia


Catur Yoga Meiningdias

NTA: 20180106000004


#EdutechMadrasah

#AnggotaMadrasah

#VideoPembelajaran

Assalamu'alaikum Wr.Wb. 

Bismillahirrahmanirrahim 

Salam silaturrahim dan Salam Edutech Madrasah Indonesia. kami sampaikan, semoga senantiasa mendapatkan limpahan Rahmat, Hidayah serta Inayah dari Allah SWT sehingga diberikan kemudahan di dalam menjalankan tugas sehari-hari. Aamiin. Berkaitan berakhirnya kegiatan Edutech Madrasah Indonesia, Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Pembuatan Video Pembelajaran yang dilaksanakan secara daring, kami informasikan KODE SERTIFIKAT bagi peserta yang dinyatakan lulus, lihat kode pada Deskripsi Youtube dibawah ini:

   

Demikian atas perhatian dan kami mengucapkan selamat dan terima kasih. 

Wallahul muwaffiq ilaa aqwamith thariq Wassalamu’alaikum Wr.Wb. 

Pembina Edutech Madrasah Indonesia  
Catur Yoga Meiningdias 
NTA: 20180106000004 

 #EdutechMadrasah 
#AnggotaMadrasah 
#VideoPembelajaran

 

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Kami informasikan E-Certificate Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Pengelolaan Virtual Private Server (VPS) Untuk Aplikasi Elearning Madrasah dan Aplikasi Rapor Digital (ARD), yang dapat diunduh di alamat https://anggota.madrasah.id/sertifikat dengan memasukan kode dibawah ini:




kode nama Url

VPS052020001 RINA SHOLIKHA HENY LISTIYANA https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020001

VPS052020002 RUDI RAHMAN GINANJAR, S.PD.

https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020002

VPS052020003 FAIZUL FUAD https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020003

VPS052020004 FATHURRAHMAN https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020004

VPS052020005 MUSLIHAH 

FAIQOTUL HIMMAH, M.PD https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020005

VPS052020006 MUHASAR, S. PD.I https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020006

VPS052020007 SUTRISNO, S. Pd https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020007

VPS052020008 SULIS RAKHMAT KURNIAWAN https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020008

VPS052020009 AA ROHMAN https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020009

VPS052020010 AHMAD BISYRI https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020010

VPS052020011 YUNIANTO WAHYU WIDODO https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020011

VPS052020012 NASUKI https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020012

VPS052020013 MOH. YUNUS https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020013

VPS052020014 SAHRI, S.PD. https://anggota.madrasah.id/index.php/sertifikat?kode=VPS052020014 


Terima Kasih atas perhatiannya.


Salam,

Pengurus Edutech Madrasah

Laporan PISA 2018 ini menyajikan survei internasional yang komprehensif dan ketat tentang pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan siswa yang mencakup membaca, matematika dan sains, dengan fokus utama pada literasi membaca, ditambah evaluasi kompetensi global siswa - kemampuan mereka untuk memahami dan menghargai perspektif dan pandangan dunia orang lain. Literasi keuangan juga ditawarkan sebagai penilaian opsional. Peringkat dan capaian nilai Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia pada 2018 rata-ratanya adalah 371 untuk Reading, 379 untuk Matematika dan 396 untuk Sains. 

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara membaca dan makna dari hasil PISA 2018 tersebut ?

Jika guru ingin melihat apakah siswa yang diajarnya telah memenuhi atau mencapai standar maka guru akan melakukan penilaian harian, ketika sekolah ingin melihat apakah guru dan siswa berada dalam track yang benar dalam proses pembelajaran maka dapat dilihat melalui Penilaian Akhir Semester dan Ujian Sekolah, ketika pemerintah ingin melihat capaian pendidikan diseluruh wilayah negara Indonesia maka pemerintah melakukan pemetaan dengan instrumen yang bernama Ujian Nasional.

PISA pun dapat dianalogikan seperti diatas, yakni untuk mengetahui posisi pendidikan Indonesia dalam pergaulan internasional melaui instrumen PISA yang merupakan program dari OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development’s) dipilih untuk melakukan standarisasi.

Bisakah kita mengabaikan PISA sebagai salah satu Instrumen untuk melihat kondisi pendidikan kita ? Jawabnya tentu boleh-boleh saja, terlebih jika biaya untuk melakukan assesment semacam PISA ini cukup besar namun tidak cukup signifikan berdampak bagi perubahan pendidikan di Indonesia. Mungkin ada baiknya Indonesia melakukan semacam moratorium dengan tidak mengikuti assesment tersebut (PISA) sampai kita yakin dapat secara signifikan memperbaiki dan meningkatkan hasilnya. 

Untuk memperbaiki hasil / peringkat PISA maka perbaiki dulu proses pembelajarannya secara masif. Jika guru dalam menguji ketercapaian kompetensi dasar siswa, mengacu kepada KI dan KD, Pemerintah dalam menguji ketercapaian kompetensi siswa secara nasional mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL), maka untuk international tentu ada standar-standar yang harus kita perhatikan dan adaptasikan juga secara serius sebelum kita mengikuti Assesment International, jika tidak maka sama saja kita "berperang" tanpa persiapan yang cukup.

Sebut saja salah satu standard international yakni "ISTE Standard for Students 2016", ada baiknya standard tersebut kita adaptasi dan integrasikan kedalam proses pembelajaran di kelas, barulah kita bertanding kembali dalam PISA assesment. Disisi lain ketika saat ini kita lagi "booming" dengan "STEM" dunia sudah melangkah cukup jauh dengan "STEAM"nya, dan bahkan melompat lebih jauh lagi dengan "Computational Thinking"nya. Ruang-ruang kelas kita harus dibenahi terlebih dulu.

Ada baiknya UN dan AKSI digabungkan sebagai pemetaan mutu pendidikan, hingga ketika hasilnya sudah cukup memuaskan barulah kembali kita mengikuti assesment semacam PISA.

Hasil PISA 2018 Volume I - (3 Desember 2019)

Hasil PISA 2018 Volume II - (3 Desember 2019)

Hasil PISA 2018 Volume III - (3 Desember 2019)


Sumber Ketua Umum AGTIFINDO:
Fathur Rachim
Computational Thinker

Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (Program PKP)  merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Program ini merupakan bagian dari program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan keprofesiannya. Pada Program PKB terdahulu yang dikembangkan oleh Ditjen GTK sebelumnya, yang didasarkan pada hasil Uji Kompetensi Guru, berfokus pada peningkatan kompetensi guru khususnya kompetensi pedagogi dan profesional. Sedangkan Program PKP lebih berfokus pada upaya mencerdaskan siswa melalui pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Adapun Modul PKP Infromatika adalah sebagai berikut :

1. Aplikasi Perkantoran (download)
2. Berfikir Komputasi (download) (Rujukan Utama)
3. Dasar-Dasar Pemrograman (download)
4. Design Proyek (download)
5. HAKI & UU ITE (download)
6. Jaringan Komputer Dasar (download)
7. Manajemen Data (download)
8. Masyarakat Digital (download)
9. Pemrograman Berorientasi Objek(download)
10. Sistem Komputer (download)
11. Topologi dan Keamanan Jaringan (download)
12. Visualisasi Data (download)
Sumber : Bahan Pelatihan Guru Mapel Informatika - LPPPTK KPTK Gowa

Sumber: http://www.fathur.web.id/2019/09/informatika-pkp-berbasis-zonasi-2019.html?m=1

Karawang-Jawa Barat. Kegiatan Workshop Pendahuluan Tentang Keamanan Cyber yang diselenggarakan oleh EduTech Madrasah Indonesia telah selesai dilaksanakan, kegiatan ini selama 21 Aug - 09 Sep 2019 dengan jumlah peserta 72 guru yang tergabung dalam Edutech Madrasah.

Seperti yang dinyatakan dalam judul kursus, fokus kursus ini adalah untuk mempelajari bidang keamanan cyber. Dalam kursus ini, Anda akan melakukan hal berikut:
  1. Mempelajari dasar-dasar perilaku online yang aman.
  2. Mempelajari tentang berbagai jenis malware dan serangan, serta cara organisasi melindungi diri dari serangan tersebut.
  3. Mempelajari pilihan karier dalam bidang keamanan cyber.

Di akhir kursus ini, Anda akan lebih memahami perilaku online yang aman, kemungkinan konsekuensi serangan cyber, dan kemungkinan pilihan karier dalam bidang keamanan cyber.

Komunikasi kegiatan menggunakan WhatsApp.

Peserta yang dinyatakan lulus workshop berjumlah 54 guru, yaitu:
1 Ade Rohman
2 Edi Santoso
3 WULAN SETIYANA
4 Ridwan Mayar
5 Muntamah SAg
6 Jumati Rahayu
7 Sinta Rosanti
8 Muhammad Nirwan
9 Wahyu Irvana
10 Ahmad Haryadhi
11 Wahyu Sulaiman
12 Syahabudin Syahabudin
13 Nur Muslikhin
14 MOH AMIR MAHMUD
15 Fahrul Tajudin
16 Yudi Setiawan
17 Sri Wahyuni
18 Ace Syaripudin
19 Dzakirul Husni
20 Muhammad Munawar
21 Zamrani Aziz
22 Endang Putri Utama
23 Anang Rustaman
24 Widodo Dodo
25 Muhajir , M.Pd.
26 Moh Noor Ronji
27 Nafian Nugroho Yulianto
28 Rusmal Kahvi
29 Fery Ahmad Baehaqi
30 Rudi Rahman Ginanjar
31 Muslimin Yeni
32 Harun Harun
33 KRISNA MURTI
34 Aries Purnama Wangge
35 Wawan Kurniawan
36 Abdul Mupid
37 Muhammad Masduqi
38 Yusuf Fathoni
39 Husain Yapono
40 ruslan abdulgani
41 Asep Gunawan Yudhistira
42 Sukanda S.Pd
43 Mahmudin Mudin
44 BAMBANG SUGIARTO
45 Faizul Fuad
46 M. Ilham Wahyudi
47 MASYKU S.Pd.I
48 Munawir Abd. Muis
49 MOHAMAD FAUZI
50 Fathurrahman, S. Pd.
51 Zainal Muttaqin
52 SY ROCHMAT ABDUL AZIZ
53 Evi Mutawasit
54 Arini Hasanah

dan yang tidak dinyatakan lulus, yaitu:
1 Dafid Ok
2 Achmad Syaroni
3 Ahmad Rizqy
4 Amiruddin Amiruddin
5 ilyas habibi
6 Sahri Irhas
7 Ilham Sayuti
8 Mohammad Zainuri
9 Irna Wati
10 Aep Saepudin
11 Tedi S.Pd.
12 Sablis Salam
13 Ade Suherman
14 Suli Kan
15 Rivon Heru Cahyono
16 Muhasar Achank
17 Muhamad Saripudin
18 sarif saifudin

Alhamdulillah, kegiatan telah berakhir.

Alhamdulillah, kegiatan telah berakhir. 

Gambar diambil dari Extremetech
Malware adalah singkatan untuk Malicious Software (Perangkat Lunak Berbahaya). Malware adalah setiap kode komputer yang dapat digunakan untuk mencuri data, melewati kontrol akses, serta menimbulkan bahaya terhadap atau merusak sistem. Di bawah ini adalah beberapa jenis malware yang umum:
Spyware – Malware ini adalah dirancang untuk melacak dan memata-matai pengguna. Spyware sering berisi pelacak aktivitas, pengumpul penekanan tombol, dan pengambilan data. Dalam upaya untuk melewati prosedur keamanan, spyware sering memodifikasi pengaturan keamanan. Spyware sering melekatkan diri pada perangkat lunak yang sah atau dengan Trojan horse.
Adware – Perangkat lunak didukung iklan yang dirancang untuk secara otomatis menampilkan iklan. Adware sering terinstal bersama beberapa versi perangkat lunak. Beberapa adware dirancang hanya untuk menampilkan iklan namun lazim juga ditemukan adware yang disertai spyware.
Bot – Dari kata robot, bot adalah malware yang dirancang untuk secara otomatis melakukan tindakan, biasanya secara online. Meskipun sebagian besar bot tidak berbahaya, yang meningkatkan penggunaan bot berbahaya adalah botnet. Beberapa komputer terinfeksi oleh bot yang diprogram untuk diam menunggu perintah yang diberikan oleh penyerang.
Ransomware – Malware ini dirancang untuk menahan sistem komputer atau data di dalamnya hingga tebusan dibayar. Biasanya ransomware bekerja dengan mengenkripsi data di komputer dengan kunci yang tidak diketahui oleh pengguna. Beberapa versi lain ransomware dapat memanfaatkan kerentanan sistem tertentu untuk mengunci sistem. Ransomware tersebar melalui file yang diunduh atau beberapa kerentanan perangkat lunak.
Scareware – Ini adalah jenis malware yang dirancang untuk memaksa pengguna melakukan tindakan tertentu karena takut. Scareware memalsukan jendela pop-up yang menyerupai jendela dialog sistem operasi. Jendela ini menyampaikan pesan palsu yang menyatakan bahwa sistem berisiko atau perlu menjalankan program tertentu agar kembali beroperasi secara normal. Kenyataannya, tidak ada masalah yang diperiksa atau dideteksi dan jika pengguna setuju dan menghapus program yang disebutkan untuk dijalankan, sistem miliknya akan terinfeksi malware.
Rootkit – Malware ini dirancang untuk mengubah sistem operasi untuk membuat backdoor. Penyerang kemudian menggunakan backdoor tersebut untuk mengakses komputer dari jarak jauh. Sebagian besar rootkit memanfaatkan kerentanan perangkat lunak meningkatkan hak istimewa dan memodifikasi file sistem. Rootkit juga lazim memodifikasi forensik sistem dan alat bantu pemantauan, membuat rootkit sangat sulit dideteksi. Sering, sistem operasi komputer yang terinfeksi rootkit harus dihapus dan diinstal ulang.
Virus - Virus adalah kode berbahaya yang dapat dijalankan yang terlampir pada file lain yang dapat dijalankan, sering kali merupakan program yang sah. Sebagian besar virus memerlukan pengaktifan oleh pengguna akhir dan dapat aktif pada waktu atau tanggal tertentu. Virus dapat tidak berbahaya dan hanya menampilkan gambar namun virus juga dapat bersifat merusak, misalnya virus yang mengubah atau menghapus data. Virus juga dapat diprogram untuk bermutasi untuk menghindari deteksi. Sebagian besar virus kini disebarkan melalui drive USB, disk optik, jaringan bersama, atau email.
Trojan horse - Trojan horse adalah malware yang menjalankan operasi berbahaya dengan menyamar sebagai operasi yang diinginkan. Kode berbahaya ini mengeksploitasi hak istimewa pengguna yang menjalankannya. Sering kali, Trojan horse ditemukan di file gambar, file audio, atau permainan. Trojan horse berbeda dari virus karena melekatkan diri ke file yang tidak dapat dijalankan.
Worms – Worm adalah kode berbahaya yang menggandakan dirinya dengan secara mandiri mengeksploitasi kerentanan dalam jaringan. Worm biasanya memperlambat jaringan. Virus memerlukan program host agar dapat berjalan, namun worm dapat mengaktifkan diri sendiri. Worm hanya memerlukan partisipasi pengguna untuk infeksi awal. Setelah host terinfeksi, worm dapat menyebar dengan sangat cepat melalui jaringan. Worm memiliki pola yang serupa. Semua worm dapat menimbulkan kerentanan, dapat menyebarkan diri, dan semua berisi muatan.
Worm bertanggung jawab atas beberapa serangan paling dahsyat pada Internet. Seperti ditunjukkan pada Gambar 1, pada tahun 2001 worm Code Red telah menginfeksi 658 server. Dalam waktu 19 jam, worm telah menginfeksi lebih dari 300.000 server, seperti ditunjukkan pada Gambar 2.
MitM (Man-In-The-Middle) – MitM memungkinkan penyerang mengambil alih kontrol perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Dengan tingkat akses tersebut, penyerang dapat mencegat dan mengambil informasi pengguna sebelum mengirimkannya ke tujuan yang dimaksud. Serangan MitM secara luas digunakan untuk mencuri informasi keuangan. Banyak malware dan teknik ada untuk memberi penyerang kemampuan MitM.
MitMo (Man-In-The-Mobile) – Variasi dari man-in-middle, MitMo adalah jenis serangan yang digunakan untuk mengendalikan perangkat bergerak. Bila terinfeksi, perangkat bergerak dapat diinstruksikan agar mengungkapkan informasi sensitif pengguna dan mengirimkannya kepada penyerang. ZeuS, contoh eksploitasi dengan kemampuan MitMo, memungkinkan penyerang dengan diam-diam mengambil pesan SMS verifikasi 2 langkah yang dikirim kepada pengguna.

Reff: Intro to Cybersecurity - ID 0618 kursus di NetAcad.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah.

Permen ini juga mempertegas perdebatan yang sering terjadi tentang Permendikbud 21 dan Permendikbud 24 untuk berbagai mata pelajaran lainnya. Dan yang paling baru adanya KI/KD untuk mata pelajaran INFORMATIKA, yakni mata pelajaran baru untuk menyambut dan menyiapkan Industri 4.0 yang akan diterapkan mulai tahun ajaran 2019/2020.

Terimakasih Prof. Muhadjir Effendy, kami tunggu Permendikbud tentang MAPEL INFORMATIKAnya.

Link Permen dan Lampirannya DISINI

36 Tahun 2018 Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah.

35 Tahun 2018 PerubahPe atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.

Dengan pertimbangan dalam rangka mewujudkan bangsa yang berbudaya melalui penguatan nilai-nilai religius, jujur, toleran, disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab, pemerintah memandang perlu penguatan pendidikan karakter.

Atas dasar pertimbangan tersebut, pada 6 September 2017, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter  .
Dalam Perpres ini disebutkan, Penguatan Pendidikan Karakter yang selanjutnya disingkat PPK adalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

PPK, menurut Perpres ini, memiliki tujuan: a. membangun dan membekali Peserta Didik sebagai generasi emas Indonesia Tahun 2045 dengan jiwa Pancasila dan pendidikan karakter yang baik guna menghadapi dinamika perubahan di masa depan; b. mengembangkan platform pendidikan nasional yang meletakkan pendidikan karakter sebagai jiwa utama dalam penyelenggaraan pendidikan bagi Peserta Didik dengan dukungan pelibatan publik yang dilakukan melalui pendidikan jalur formal, nonformal, dan informal dengan memperhatikan keberagaman budaya Indonesia; dan c. merevitalisasi dan memperkuat potensi dan kompetensi pendidik, tenaga kependidikan, Peserta Didik, masyarakat, dan lingkungan keluarga dalam mengimplementasikan PPK.

“PPK dilaksanakan dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan karakter terutama meliputi nilai-nilai religius, jujur, toleran, disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab,” bunyi Pasal 3 Perpres ini.

Ruang lingkup Peraturan Presiden tentang Penguatan Pendidikan Karakter ini meliputi: a. penyelenggaraan PPK yang terdiri atas: 1. PPK pada Satuan Pendidikan jalur Pendidikan Formal; 2. PPK pada Nonformal; 3. PPK pada Informal, b. pelaksana dan c. pendanaan.

Penyelenggaraan
Ditegaskan dalam Perpres ini, Penyelenggaraan PPK pada Satuan Pendidikan jalur Pendidikan Formal sebagaimana dimaksud dilakukan secara terintegrasi dalam kegiatan: a. Intrakurikuier; b. Kokurikuler; dan c. Ekstrakurikuler, dan dilaksanakan di dalam dan/atau di luar lingkungan Satuan Pendidikan Formal.

PPK pada Satuan Pendidikan jalur Pendidikan Formal sebagaimana dimaksud, menurut Perpres ini, dilaksanakan dengan prinsip manajemen berbasis sekolah/madrasah, dan merupakan tanggung jawab kepala satuan Pendidikan Formal dan guru.
Ditegaskan dalam Perpres ini, penyelenggaraan PPK dalam kegiatan Intrakurikuler merupakan penguatan nilai-nilai karakter melalui kegiatan penguatan materi pembelajaran, metode pembelajaran sesuai dengan muatan kurikulum berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sedangkan penyelenggaraan PPK dalam kegiatan Kokurikuler, menurut Perpres ini, merupakan penguatan nilai-nilai karakter yang dilaksanakan untuk pendalaman dan/ atau pengayaan kegiatan Intrakurikuler sesuai muatan kurikulum.
Dan penyelenggaraan PPK dalam kegiatan Ekstrakurikuler merupakan penguatan nilai-nilai karakter dalam rangka perluasan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerja sama, dan kemandirian Peserta Didik secara optimal.

Kegiatan Ekstrakurikuler sebagaimana dimaksud, menurut Perpres ini, meliputi kegiatan krida, karya ilmiah, latihan olah bakat/olah minat, dan kegiatan keagamaan, serta kegiatan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kegiatan keagamaan sebagaimana dimaksud dapat dilaksanakan paling sedikit melalui pesantren kilat, ceramah keagamaan, katekisasi, retreat, dan/atau baca tulis Alquran dan kitab suci lainnya,” bunyi Pasal 7 ayat (5) Perpres ini.
Perpres ini juga menyebutkan, bahwa penyelenggaraan PPK pada Satuan Pendidikan jalur Pendidikan Formal sebagaimana dimaksud dilaksanakan selama 6 (enam) atau 5 (lima) hari sekolah dalam 1 (satu) minggu.

“Ketentuan hari sekoiah sebagaimana dimaksud diserahkan pada masing-masing Satuan Pendidikan bersama-sama dengan Komite Sekolah/ Madrasah dan dilaporkan kepada Pemerintah Daerah atau kantor kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama setempat sesuai dengan kewenangan masingmasing,” bunyi Pasal 9 ayat (2) Perpres ini.

Dalam menetapkan 5 (lima) hari sekolah sebagaimana dimaksud, menurut Perpres ini, Satuan Pendidikan dan Komite Sekolah/ Madrasah mempertimbangkan: a. kecukupan pendidik dan tenaga kependidikan; b. ketersediaan sarana dan prasarana; c. kearifan lokal; dan d. pendapat tokoh masyarakat dan/atau tokoh agama di luar Komite Sekolah/Madrasah.

Adapun penyelenggaraan PPK pada Satuan Pendidikan jalur Pendidikan Nonformal, menurut Perpres ini, dilaksanakan melalui satuan Pendidikan Nonformal berbasis keagamaan dan satuan Pendidikan Nonformal lainnya, dan merupakan penguatan nilai-nilai karakter melalui materi pembelajaran dan metode pembelajaran dalam pemenuhan muatan kurikulum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ditegaskan dalam Perpres ini, pada saat Peraturan Presiden ini mulai berlaku, peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai hari sekolah dan pendidikan karakter yang bertentangan dengan Peraturan Presiden ini dinyatakan tidak berlaku.
Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 18 Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 16 September 2017 itu. (Pusdatin/ES)

Selengkapnya silahkan downloadPeraturan Presiden (Perpres) Nomor (No) 87 Tahun 2017 (Klik Disini)


Duolingo adalah sebuah aplikasi yang di desain untuk membantu anda untuk belajar bahasa secara mudah dan nyaman, sehingga melakukanya tidak berasa seperti anda sedang belajar, tapi lebih kepada bersenang - senang dengan salah satu permainan atau app pada piranti Android anda, aplikasi ini diciptakan oleh  oleh Luis von Ahn dan Severin Hacker. 

Duolingo memiliki pohon kemampuan dimana pengguna dapat menyelesaikan suatu bab kemudian menuju cabang pohon yang lain. Pengguna mendapakat "poin pengalaman" (XP) setelah mereka menyelesaikan suatu bab, poin yang cukup dapat menaikkan level pengguna. Bab yang telah selesai akan berwarna emas, lama-kelamaan jika pengguna jarang berlatih, warna emas akan hilang dan pengguna harus menyelesaikan bab tersebut. Jika pengguna telah menyelesaikan semua bab dalam satu kursus mereka dapat mengulangi latihannya.

Untuk kawan-kawan EduTech Madrasah yuk dicoba apalikasinya, bermain dengan anak dirumah sambil belajar Bahasa Inggris, atau dapat diterapkan juga di Madrasah tempat kita mengajar terutama guru Bahasa Inggris atau Club Bahasa Inggris.

Gabung yuk di Kelas Duolingo EduTech Madrasah dengan mengklik link ini: https://www.duolingo.com/o/qmdwjd

Jika mengunakan ponsel pintar atau tablet: 
  1. Unduh aplikasi Duolingo dan bukalah. 
  2. Tekan Mulai. Kemudian pilih kelas Bahasa Inggris. 
  3. Tentukan Target Harianmu dan lanjutkan (kamu dapat mengubahnya nanti). 
  4. Buat Profil: Di Android, tekan ikon menu di sudut kanan atas lalu tekan Buat Profil. Di iOS, tekan Profil di sudut kiri atas lalu tekan Buat Profil. 
  5. Ketikkan Nama, Email, dan Katasandi-mu, kemudian tekan Buat. 
  6. Masuk ke Profil-mu lalu tekan Bagikan Progres. 
  7. Ketikkan isian berikut dengan tepat: Bagikan progres dengan: yoga@madrasah.id Bagian atau Kelas: EduTech Madrasah 
  8. Tekan Simpan Perubahan.

Mengapa harus dibuat kisi-kisi sebelum menulis soal?  Kisi-kisi  dapat didefinisikan sebagai suatu format atau matriks yang memuat informasi yang dapat dijadikan pedoman untuk menulis  dan merakit soal menjadi tes. Berbagai paket tes yang memiliki tingkat kesulitan, kedalaman materi dan cakupan materi sama (paralel) akan mudah dihasilkan dengan kisi-kisi yang baik. Sebaiknya penulisan kisi-kisi soal  dan pembuatan soal dilakukan oleh orang yang berbeda.


-- Catatan: Untuk mendownload kisi-kisi bapak dan ibu wajib login dengan Email @madrasah.id 

Jakarta (Inhum Jaksel). Kementerian Agama Jakarta Selatan tepatnya di lapangan MAN 4 Pondok Pinang Jakarta Selatan menjadi tuan rumah Upacara Hari Guru Nasional 2016 yang dihadiri seluruh Kepala Madrasah, Pengawas dan Guru se DKI pada hari Jum’at (25/11).
Pada saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ; Prof. Dr. Muhadjir Effendi, MAP, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta ; H. Abdurrahman yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mengatakan Guru memiliki peran yang amat mulia dana mat strategis. Berbanggalah menjadi seorang guru. Sebab di tangan para guru, Pamong dan Tenaga Kependidikan, masa depan bangsa kita menjadi taruhan. Melalui anak-anak peserta didik di sekolah, di sanggar-sanggar belajar, kita akan menentukan masa depan bangsa. Tidak ada sosok sukses yang tidak melewati sentuhan seorang guru. Kita bisa berdiri tegak saat ini juga karena pernah ditempa oleh para guru. Sejak ditetapkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen, maka secara resmi guru dinyatakan sebagai pekerja professional.
Profesionalisme guru, khususnya berkaitan dengan pengembangan keprofesian dan karirnya makin terus ditumbuhkembangkan. Beberapa kebijakan strategis untuk membentuk guru yang professional, sejahtera, bermartabat dan terlindungi sedang dan akan terus dilakukan oleh pemerintah di semua tingkatan. Peningkatan profesionalisme guru menjadi salah satu dari lima agenda utama pembangunan pendidikan nasional.
Dalam kesempatan ini Ka.Kanwil memberikan penghargaan kepada 5 Orang Guru Madrasah Inspiratif di Lingkungan Kanwil Kemenag DKI Jakarta. Masing-masing penerima penghargaan, adalah :
  1. Retno Dewi Utami, M.Pd (Kepala MTs N 19 Jakarta) sebagai Kepala Madrasah Inspiratif, atas jasanya menjadi pionir membuat madrasah inklusi di DKI Jakarta.
  2. Handayani Suminar Indrati, S.Pdi (Kepala RA An-Nahl Jakarta) sebagai Kepala RA Inspiratif, atas jasanya membuat metode menghafal hadist dengan gerakan, yang telah menginspirasi secara nasional dan berhasil menjadi Guru RA Teladan Tingkat Nasional.
  3. Fathan Mubin, S.Kom (Guru MAN 4 Jakarta) sebagai Guru Inspiratif, atas jasanya di bidang robotic untuk membimbing Tim Robotic yang berhasil memenangkan Juara Internasional, sehingga membawa nama madrasah di kancah internasional.
  4. Teguh Imam Agus Hidayat, S.Pd (Guru MIN 9 Jakarta) sebagai Guru Inspiratif atas jasanya dibidang Olimpiade Matematika & Science. Berhasil membimbing beberapa anak madrasah untuk dapat memenangkan Olimpiade Matematika & Science Tingkat Internasional, sehingga membawa nama madrash DKI Jakarta berkibar di kancah Internasional.
  5. Catur Yoga Meiningdias, S.Kom (Guru MAN 9 Jakarta) sebagai Guru Inspiratif atas jasanya menjadi inisiator pembelajaran online di lingkungan Madrasah DKI Jakarta.
Seusai upacara siswa MAN 4 memperlihatkan kebolehannya melalui karya seni mulai dari lagu hymne guru yang telah di aransemen ulang, hingga lagu ciptaan mereka sendiri.
Hadir juga dalam kesempatan ini Kabag TU Kanwil Kemenag Prov DKI Jakarta H. Saiful Mujab, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov DKI Jakarta H. Sadirin, Kasi Kurikulum dan Evaluasi Kanwil Kemenag Prov DKI Jakarta H. Nur Pawaidudin, Kepala Kantor Kementerian Agama Jakarta Selatan H. Karsa Sukarsa, Kasubbag TU KanKemenag Jaksel H. Latifudin, Kasi Penmad KanKemenag Jaksel Hasyim dan Kepala MAN 4 sendiri H. Ismail Nur. (RS)

MKRdezign

{facebook#http://www.facebook.com/c47ur1980} {twitter#http://twitter.com/c47ur1980} {google-plus#http://plus.google.com/u/0/+CaturYogaMeiningdiasoke} {pinterest#http://www.pinterest.com/c47ur1980} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCuK3oOO6zZmaOfbh3kw63pw} {instagram#https://www.instagram.com/caturyogam/}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget